Bongkar rahasia seo website wordpress

Bongkar Rahasia SEO Website WordPress

Memiliki sebuah website bisnis yang mudah ditemukan di mesin pencari google merupakan sebuah tujuan yang diharapkan oleh semua pemilik website bisnis. Dengan menempati halaman 1 pada hasil pencarian goole, akan memudahkan sebuah usaha melakukan aktifitas promosi dan penjualan produk atau jasa sekaligus membangun kesadaran merek (brand awareness) kepada konsumen dan calon konsumen yang lebih luas. Hal ini bisa tercapai kalau sebuah website dioptimasi menggunakan teknik dan strategi SEO.  SEO (Search Engine Optimization) merupakan elemen penting yang mesti dipelajari – baik teknik maupun strateginya – agar sebuah website bisa memperoleh tingkat kunjungan (traffic) yang tinggi. Teknik dan strategi SEO pun bermacam-macam, ada yang mudah, ada juga yang membutuhkan keahlian khusus. Inilah Rahasia Teknik SEO Website Wordpres yang bisa mendatangkan berbagai keuntungan bagi sebuah bisnis. Untuk itu kami akan membahasnya dalam tema Bongkar Rahasia SEO Website WrodPress.

Agar teknik dan strategi SEO berhasil diterapkan ke website, sebuah website harus SEO friendly. Yang dimaksud dengan SEO friendly ialah; cara menjadikan konten yang ada dalam website menjadi konten yang mudah diakses. Sebagai CMS dengan pengguna terbanyak saat ini, WordPress merupakan salah satu CMS yang sangat SEO friendly. CMS atau Content Management System sendiri merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk mengatur konten pada website agar website lebih mudah dikelola. Dengan CMS WordPress yang SEO friendly, website WordPress dapat dioptimasi dengan berbagai teknik dan strategi SEO yang dsesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang diinginkan.

Kami akan membahas dari hal-hal mendasar yang menjadi Rahasia Teknik SEO WordPress yang bisa menaikkan peringkat website di halaman mesin pencari google dan memperbanyak tingkat kunjungan (traffic) ke website. Mulai dari menentukan layanan hosting yang andal hingga teknik pengerjaan SEO yang profesional. Mari kita memulai pembahasan tentang Bongkar Rahasia SEO Website WrodPress ini.

Persiapan Awal SEO WordPress

Sebelum membahas Bongkar Rahasia SEO Website WordPress, hal yang paling fundamental untuk dilakukan adalah mengaudit website yang mau dioptimasi untuk mengetahui sejauh mana proses optimasi sudah dilakukan. 
Selanjutnya, perhatikan beberapa hal mendasar yang mesti diperhatikan sebagai persiapan awal untuk mengerjakan SEO website wordpress.

1. Gunakan Penyedia Hosting Tepercaya

Hosting (web hosting) merupakan tempat menyimpan semua file dan data website berupa video, gambar, email, script, aplikasi, dan database sehingga bisa diakses oleh pengunjung melalui internet. Hosting Iweb hosting) menjadi salah satu faktor mendasar yang sangat mempengaruhi performa dan keamanan sebuah website. Gunakan penyedia web hosting yang bisa memenuhi semua kebutuhan dari sebuah website. Adapun factor yang mesti dipertimbangkan saat memilih layanan web hosting adalah sebagai berikut:

Jaminan uptime.
Standarnya sekitar 99,9%. Artinya, sebuah website hanya boleh offline kurang dari 0,1% setiap saat.
Resource.
Bandwidth, ruang penyimpanan, dan memori yang ditawarkan harus mendukung kebutuhan website yang akan dibangun.
Fitur keamanan.
Pastikan layanan yang diberikan memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan menyediakan layanan seperti backup website rutin, mitigasi DDoS, dan firewall aplikasi web.
User-friendly.
Harus tersedia control panel yang mudah digunakan untuk manajemen hosting.

Karena mesin pencari umumnya lebih menyukai halaman web yang memberikan pengalaman pengguna yang baik, maka pertimbangan ini menjadi penting untuk diperhatikan guna membantu penerapan teknik dan strategi SEO websitenya.

2. Selalu Gunakan SSL

Pengunjung website lebih suka mengakses website yang memberikan keamanan bagi data pengunjung. Untuk itu sebuah website wajib menggunakan sertifikat SSL (Secure Socket Layers); teknologi keamanan untuk mengenkripsi koneksi antara website dan browser. 

Dengan SSL pada domain, URL-nya akan dimulai dengan https:// seperti: https://mas-it.id. Dan terdapat ikon gembok sebelum alamat website/url.

Bongkar Rahasia SEO Website WordPress | Website dengan SSL
Website yang menggunakan SSL memiliki ikon gembok (warna kuning) sebelum url.

Domain yang menggunakan https memudahkan penilaian google tentang page experience website. Page experience merupakan alat ukur google untuk mengetahui tingkat kenyamanan (pengalaman) pengguna ketika mengakses sebuah situs web. Page experience merupakan matrix yang dikumpulkan dari data web inti (core web vital) selama 28 hari pengunjung pada suatu halaman website. Algoritma google telah menjadikan page experience sebagai satu matrix perangkingan baru pada mesin pencari. Penilaian google yang baik dapat menentukan ranking di SERPs (Search Engine Result Pages).  

Jika sebuah website tidak punya sertifikat SSL, browser Safari dan Google Chrome akan menilainya sebagai not secure, dan menyarankan pengunjung untuk tidak memasukkan informasi apa pun. Ini bisa menurunkan tingkat kunjungan (traffic) website bahkan berpotensi mengurangi tingkat konversi.

3. Optimalkan Kecepatan Situs

Pengunjung memiliki kecenderungan meninggalkan website yang loadingnya lama. Kecepatan website menjadi faktor yang penting untuk membentuk pengalaman pengguna. Standar loading website yang ideal kurang dari dua detik.

Untuk mengevaluasi performa website, google menggunakan dua metode penilaian. Pertama, Largest Contentful Paint (LCP) yang merupakan matrix dari Core Web Vitals yang mewakili waktu yang dibutuhkan oleh sebagian besar halaman web (gambar, video, teks, dll.) untuk muncul di browser pengunjung. LCP yang ideal adalah 2,5 detik sejak halaman website mulai dimuat.

Kedua; First Input Delay (FID), matrix yang digunakan untuk memantau lamanya delay (penundaan) yang dibutuhkan sampai browser merespons pengunjung websitesejak pertama kali mengklik link atau mengetuk tombol. Skor FID yang baik adalah kurang dari 100 milidetik.

Ada beberapa cara meningkatkan kecepatan website:

  • Pastikan resource dari paket web hosting mencukupi (seperti bandwidth, ruang disk, daya CPU, dan memori).
  • Gunakan CDN (Content Delivery Network) atau Jaringan Pengiriman Konten untuk mempercepat penyajian konten ke browser pengunjung. CDN merupakan teknologi terbaru saat ini sebagai bentuk mirroring atau pemantulan konten website kita. Dengan memasang CDN pada website, maka konten website seperti css, image, video, custom scripts akan di pantulkan atau dimirror di server cadangan yang terletak di berbagai negara di dunia.
  • Periksa plugin dan tema yang mungkin memperberat website. Delate plugin yang tidak dibutuhkan.
  • Aktifkan kompresi GZip untuk memperkecil ukuran file website.
  • Minify kode website atau mengurangi jumlah whitespace dan line break agar ukuran file lebih kecil dan lebih cepat dimuat.
  • Kurangi DNS lookup, yang berguna untuk situs WordPress yang memiliki banyak konten.

Untuk mengecek kecepatan website bisa menggunakan tools Google PageSpeed ​​Insights. PageSpeed Insights akan menganalisis waktu loading di platform desktop dan seluler. Tools ini akan memberikan rekomendasi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan skor.

4. Aktifkan Cache

Untuk mengurangi beban website di back-end dan agar sebuah website lebih mudah diakses ketika dikunjungi kembali oleh pengunjung, maka fitur cache harus diaktifkan. Dengan fitur ini, salinan file website akan disimpan sementara di browser pengunjung. Ketika pengunjung membuka website lagi, browser akan menggunakan file ini tanpa harus memuatnya dari awal. Akses ke website pun menjadi lebih cepat. Ini merupakan salah satu cara mempercepat akses ke website.

Jika terjadi perubahan pada website, maka cachenya harus dihapus agar browser dapat menghapus data lama dan memuat data terbaru.

5. Daftarkan Domain ke Google Search Console

Untuk memantau SEO friendly sebuah website bisa menggunakan Google Search Console. Banyak insight yang bisa diperoleh dari tools milik google yang satu ini, misalnya:

  • Ranking rata-rata di SERP.
  • Jumlah klik yang dihasilkan dari pencarian Google.
  • Pencarian yang secara khusus mengarahkan pengguna ke halaman web.
  • Core Web Vitals, yaitu kumpulan metrik ranking baru dari Google untuk mengukur performa loading, interaktivitas, dan stabilitas visual website.

Cara daftarkan domain ke Google Search Console:
Masuk ke Google Search Console, klik Start now di beranda, login menggunakan akun Google yang sudah ada.

Bongkar Rahasia SEO Website WordPress | google search console
Google search console.

Halaman di bawah ini akan terbuka. Pilih Domain atau URL prefix, tergantung jenis properti yang ingin didaftarkan.

Bongkar Rahasia SEO Website WordPress
Tampilan pilihan domain dan url prefix.

Jika memilih opsi Domain, data dari semua URL pada sebuah website akan digabungkan. Bisa memverifikasi jenis properti ini dengan menyalin data TXT-nya ke konfigurasi DNS website.

Setelah selesai, kembali ke Google Search Console dan klik Verify. Proses ini bisa memerlukan waktu hingga 1 x 24 jam untuk diterapkan. Kalau verifikasi gagal pada tahap ini, coba lagi nanti.

Selanjutnya kalau mau menganalisa situs web tertentu misalnya untuk mendapatkan informasi tentang versi mobile atau regional website, bisa memilih opsi URL prefix. Untuk opsi ini, google merekomendasikan verifikasi dengan mengupload file HTML yang disediakan ke website. Cara lainnya bisa menggunakan tag HTML, Google Analytics, Google Tag Manager, atau konfigurasi DNS. Setelah verifikasi selesai, klik Done.

Bongkar Rahasia SEO Website WordPress  Menggunakan pilihan url prefix untuk mendaftarkan google analitycs, tag manager dan konfigurasi DNS.
Menggunakan pilihan url prefix untuk mendaftarkan google analitycs, tag manager dan konfigurasi DNS.

6. Submit Sitemap XML ke Google Search Console

Selain menambahkan domain, juga bisa submit sitemap XML ke Google Search Console. Sitemap XML adalah file yang mencantumkan URL semua halaman website sehingga mesin pencari tahu di mana harus menemukannya. Berikut contohnya:

Sitemap bisa membantu Google untuk proses crawling website lebih cepat. Selain itu, sitemap juga memberi tahu mesin pencari tentang halaman mana yang paling penting dan mana yang tidak boleh diindeks.

WordPress menyertakan fungsionalitas sitemap XML yang terintegrasi. User bisa mengaksesnya dengan menambahkan /wp-sitemap.xml di akhir domain.

Setelah memiliki sitemap, buka Google Search Console dan klik tab Sitemap di kolom sebelah kiri. Masukkan URL file, lalu klik Submit. Akan ada notifikasi yang mengatakan bahwa Google akan melakukan crawl secara rutin dan memberi tahu Anda kalau terjadi error.

Baca juga: Jasa SEO Jakarta dan Batam

Teknik SEO Optimasi Konten website WordPress

Setelah mengurai Persiapan Awal SEO WordPress agar bisa Bongkar Rahasia SEO Website WordPress, pembahasan selanjutnya mengurai tentang Teknik SEO Optimasi untuk Konten website. Menjadi perlu untuk memahami Teknik SEO Optimasi Konten website WordPress mulai dari riset keyword, membuat artikel, hingga membangun internal link.

1. Melakukan Riset Keyword

Langkah melakukan riset keyword ini agar bisa menemukan keyword (kata kunci) yang tepat untuk target optimasi website wordpress. Keyword ini harus bisa memberikan jawaban yang dibutuhkan calon konsumen berdasarkan search query atau kumpulan kata atau frasa yang dimasukkan oleh seseorang ke dalam kolom pencarian search engine google. Selain itu keyword yang menjadi target optimasi harus sesuai dengan bisnis yang dijalankan.

Ada banyak tools yang bisa dipakai untuk melakukan riset keyword. Misalnya; Ubersuggest yang cukup populer dan gratis. Atau tools premium seperti Ahrefs, Semrush, atau SurferSEO. Tools ini akan  menunjukkan potensi traffic keyword tertentu, tingkat kesulitan keyword mendapat posisi di google, dan rekomendasi penulisan konten.

Untuk diketahui, ada 2 jenis keyword yang biasa digunakan dalam optimasi SEO yakni; short tail keyword dan long tail keyword.

  • Short tail keyword adalah kata kunci yang singkat dan pada umumnya terdiri dari satu atau dua kata, maksimal tiga kata. Jenis keyword ini mempunyai tingkat persaingan (kompetitor) yang sangat tinggi karena penggunaan kata kunci yang kurang ‘spesifik’. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan ‘kata kunci turunan’ yang lebih spesifik yang dinamakan long tail keyword.
  • Long tail keyword adalah kata kunci yang terdiri lebih dari tiga kata. Keyword ini biasanya lebih spesifik, tertarget, dan tingkat persaingannya pada mesin pencarian google juga kecil. Long tail keyword berpotensi besar meraih peringkat yang lebih tinggi di SERP. Pengguna yang mencari dengan keyword ini juga berpotensi besar untuk melakukan konversi.

Untuk website yang baru dibangun, disarankan menggunakan long tile keyword agar lebih mudah memperoleh peringkat di mesin pencari google. Tentu dengan teknik dan strategi SEO website wordpress yang tepat. Setelah mendapatkan traffic dan backlink, mulailah membuat konten berkualitas dengan menerapkan short tail keyword.

Sebelum memutuskan untuk menentukan keyword yang mau digunakan dalam teknik dan strategi SEO website wordpress, perlu dipahami terlebih dahulu search intent atau tujuan yang ingin dicapai pengguna saat mengetikkan keyword di mesin pencari google (search query).

Ada empat macam search intent yang bisa dipahami ketika calon konsumen melakukan pencarian menggunakan kata kunci (keyword research) di mesin pencari google.. Simak penjelasan berikut ini:

  • Informasi.
    Banyak orang melakukan pencarian di internet untuk mencari informasi. Informasi tersebut bisa seputar kesehatan, produk yang ingin dibeli, jasa yang ingin digunakan, maupun bisnis dan investasi. Intensi jenis informasi memiliki pertanyaan spesifik dan biasanya ingin mengetahui tentang suatu topik lebih detail.
    Misalnya, mencari dengan keyword Perusahaan Jasa IT Jakarta. Google paham bahwa yang dicari adalah Layanan Jasa IT, bukan sejarah perusahaan IT.
  • Navigasi.
    Biasanya pengguna mencari situs web tertentu dan mereka sudah tahu ke mana arah pencarian. Para pengguna merasa lebih cepat dan mudah mengetik keyword di Google daripada harus mengetik URL di web browser. Contoh pencarian navigasi adalah Youtube, Facebook, Tokopedia, Mas-it, dan lainnya.
  • Komersial.
    Pengguna yang memiliki intensi untuk melakukan transaksi/pembelian produk atau jasa biasanya mencari layanan atau produk tertentu di pasaran. Jika belum menemukan solusi yang tepat, biasanya mereka akan mencari informasi berupa ulasan atau perbandingan. Contoh keyword yang digunakan: product review atau testimoni, jasa pasang CCTV Jakarta, jasa pembuatan website Jakarta terbaik, jasa pindah server no.1 di Jakarta, atau IP PBX Yeastar, IP Phone Yealink T31 dan lainnya.
  • Transaksional.
    Dalam intensi ini para pencari sudah mantap dengan pilihannya dan ingin membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan. Biasanya calon konsumen mencari tempat tepercaya untuk membeli produk atau jasa tersebut.
    Misalnya: Beli IP PBX Yeastar, Beli IP Phone Yealink T31 atau Jasa Pindah Server Batam. Kueri seperti ini biasanya menampilkan halaman produk atau layanan.

Dengan memahami search intent akan mendapatkan gambaran terkait jenis konten seperti apa yang diinginkan calon konsumen dengan keyword tersebut. Kita bisa mengetahui search intent dari hasil yang muncul di google dan melihat konten yang sudah ada di website kompetitor. Gunakan keyword yang tepat dan melakukan optimasi keyword transaksional. Pada blog website bisa membuat artikel yang mengandung keyword informasi.

2. Tulis Konten SEO friendly

Konten SEO friendly sendiri maksudnya adalah artikel yang fokus utamanya untuk mengoptimalkan website agar mudah ditemukan di mesin pencari. Untuk membuat tulisan berkualitas SEO memang tidak mudah karena ada kaidah-kaidah tertentu yang perlu diterapkan.

Untuk menulis konten yang SEO friendly mesti tahu cara penulisannya. Berikut akan kami bahas cara tulis konten SEO friendly sebagai bagian dari Bongkar Rahasia SEO Website WordPress.

Untuk membuat artikel berkualitas SEO ada beberapa poin yang perlu Anda cermati. Misalnya mengikuti kriteria judul yang baik, memastikan isi artikel informatif, menggunakan sub judul, menyematkan tautan, dan menambahkan media. Menulis dengan gaya bahasa yang mengalir dan bercerita, dan yang tak kalah penting adalah mempunyai keterbacaan yang baik.

Berikut ulasan detailnya:

  • Berikan informasi yang jelas.
    Tulis poin-poin yang bisa menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan calon konsumen target agar mereka tidak lagi mengunjungi website kompetitor.
  • Gunakan gaya bahasa yang mudah dipahami.
    Usahakan gaya bahasanya sederhana dan mudah dipahami calon konsumen target. Gunakan struktur kalimat yang simple, dan hindari kiasan-kiasan yang terlalu sulit dipahami.
  • Tulisan mudah dibaca.
    Gunakan paragraf pendek, juga bisa menggunakan poin atau daftar berurutan agar calon konsumen langsung tahu intinya.
  • Distribusikan keyword dengan baik.
    Focus keyword dimasukkan ke seluruh bagian konten secara merata, dan dalam kalimat yang terlihat alami. Hindari menumpuk focus keyword dalam satu paragraf.
  • Struktur heading yang rapi.
    Masukkan heading 1, heading 2 atau heading 3 dan sub heading agar halaman web atau postingan blog mudah ditelusuri.
  • Maksimalkan elemen visual.
    Tambahkan gambar, infografis, atau video agar penyampaian informasi menjadi lebih menarik.

Konten artikel dengan kualitas SEO yang baik hanya bisa Anda dapatkan pada jasa penulis artikel yang profesional dan kompeten. Jadi jangan sampai salah pilih. Bisa juga menggunakan tool seperti Asisten Penulisan SEO SEMRush. Plugin ini akan menilai teks berdasarkan keterbacaan, distribusi keyword, keaslian, dan gaya bahasanya. Kalau artikel atau website yang menggunakan bahasa Inggris, bisa menggunakan tools cek grammar untuk mengoptimasi tulisan.

3. Masukkan Focus Keyword ke Seluruh Bagian Konten

Focus keyword adalah adalah kata kunci utama yang dioptimasi agar halam sebuah website atau artikel blog mudah ditemukan di mesin pencari google. Dengan memasukkannya di seluruh bagian konten, google akan paham tulisan yang membahas informasi yang berkaitan dengan focus keyword tersebut. Namun tentu tetap mengikuti algoritma google agar tidak terkena pinalti.

Umumnya, keyword harus mencakup minimal 0,5% dari seluruh jumlah kata dalam artikel. Plugin Yoast SEO dan RankMath SEO memiliki fitur yang bisa memberikan rekomendasi berapa banyak focus keyword bisa dimasukkan dalam satu konten.

Berikut teknik SEO dalam menggunakan keyword:

  • Gunakan focus keyword di paragraf pertama.
    Dengan begitu, mesin pencari bisa langsung tahu apa yang yang dibahas sebuah konten.
  • Hindari keyword cannibalization.
    Maksudnya jangan gunakan focus keyword yang sama untuk beberapa artikel. Setiap artikel harus menargetkan keyword yang berbeda agar tidak terjadi persaingan antar konten sendiri yang pada akhirnya menyebabkan google tidak menentukan konten mana yang akan diprioritaskan.
  • Gunakan sinonim untuk mencegah pengulangan.
    Google sekarang bisa tahu frasa apa saja yang memiliki arti serupa dalam algoritme mereka. Selalu masukkan keyword secara alami dalam kalimat dan prioritaskan keyword utama.
  • Gunakan LSI keyword.
    Ini adalah istilah yang berkaitan secara semantik dengan focus keyword. LSI keyword membantu google memahami konten secara lebih mendetail. Misalnya; LSI keyword untuk istilah “eCommerce” bisa menjadi “belanja online”.
  • Gunakan focus keyword pada tag judul dan meta description.

4. Gunakan Heading yang Terstruktur

Kalau digunakan dengan tepat, heading akan memberikan struktur yang tersusun secara logis pada konten sehingga informasi yang disajikan terlihat lebih alami. Mesin pencari juga akan menggunakannya untuk memahami poin utama sebuah konten. Untuk membuat heading dan subheading di Block Editor WordPress, pilih block heading.

Kalau menggunakan Classic Editor, ubah gaya teks dari Paragraph menjadi salah satu heading.

Teknik SEO terbaik untuk memanfaatkan heading adalah dengan menggunakan satu H1 yang berisi focus keyword per halaman atau postingan. Saat menambahkan heading di Editor WordPress, H1 akan digunakan secara default. Namun, beberapa tema mungkin mengesampingkan fitur ini.

Jika diperlukan, bisa menggunakan H2, H3 hingga H6. Namun disarankan sebaiknya penggunaaan heading harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak terlalu mengganggu kenyamanan membaca.

Berikut tips menggunakan heading:

  • Gunakan tag dalam urutan numerik.
    Tag H2 harus berada di bawah H1, kemudian H3 harus di bawah H2, dan seterusnya.
  • Sertakan focus keyword atau variasinya.
    Ini penting untuk relevansi konten dengan keyword yang ingin ditargetkan.
  • Heading harus ringkas.
    Baiknya Panjang heading antara 50 hingga 70 karakter.
  • Gunakan kalimat tanya.
    Misalnya, judul tulisan “Arti Digital Marketing,” bisa diganti dengan “Apa itu Digital Marketing?” lalu beri jawaban di bawahnya. Format ini bisa meningkatkan peluang mendapatkan featured snippet atau people also ask, seperti contoh berikut:

5. Buat Internal Link

Teknik SEO berikutnya adalah buat internal link yang relevan yang mengarah ke postingan blog atau halaman lain di website sendiri. Internal link ini akan memandu calon konsumen dari satu konten ke konten yang dirujuk.

Adapun manfaat dari internal link ini:

  • Mengambarkan hubungan antar halaman.
    Memudahkan google tahu hubungan antara suatu konten dengan halaman lainnya, yang juga layak untuk dicrawl dan mendapatkan trafik.
  • Memastikan otoritas.
    Internal linking bisa menunjukkan link equity konten utama, sehingga bisa mendapatkan ranking lebih tinggi secara tematis.
  • Navigasi yang efisien.
    Memberikan referensi ke calon konsumen tentang konten lain yang masih berkaitan, agar lebih lama membaca konten di website.

Konten untuk internal link harus memiliki konteks yang sama dengan postingan saat ini. Misalnya, tulisan tentang Bongkar Rahasia SEO Website WordPress berisi internal link ke postingan lain tentang Apa Itu SEO On Page dan SEO Off Page? (sama-sama mengulas tentang SEO).

Buat internal link senatural mungkin agar tidak menggangu tampilan tulisan. Buat daftar artikel prioritas yang mau dimasukkan dalam internal linking, terutama tulisan dengan keyword tertentu yang ingin dioptimasi untuk memperoleh traffic.

Untuk diketahui, dalam membuat internal linking, ada hal yang disebut anchor text yang artinya kata atau frasa yang disisipi internal link (seperti hyperlink). Anchor text bisa dihitung sebagai keyword untuk kontenyang dituju. Maka disarankan untuk memilih anchor text yang sesuai dengan topik konten yang hendak dituju agar google dan calon konsumen mudah memahami.

Misalnya, kalau mau mengarahkan ke konten tentang Apa Itu SEO On Page dan SEO Off Page?, maka masukkan internal link ke frasa “SEO on Page” atau “SEO off Page”.

6. Masukkan External Link yang Tepercaya

External Link merekomendasikan materi tambahan kepada calon konsumen. Sekaligus sebagai petunjuk untuk google tentang relevansi topik tulisan dengan keyword yang ditargetkan.

Adapun yang mesti dipertimbangkan saat menambahkan external link, pertimbangkan hal berikut:

  • Konten yang dirujuk harus relevan.
    Harus mengarahkan ke konten yang relevan dengan tulisan yang dibahas.
  • Hindari konten yang butuh akses login.
    Misalnya adalah konten berlangganan. Karena akan membuat calon konsumen segera meningalkan kontan tersebut.
  • Buka link di tab baru.
    Calon konsumen bisa beralih di antara situs web sendiri dan halaman eksternal secara bersamaan di jendela yang baru.
  • Hubungi webmaster yang link-nya digunakan.
    Membuka peluang untuk mendapatkan backlink ke website kita yang disematkan di tulisan website mereka.

Kalau internal link mengarah ke konten yang terdapat dalam website sendiri, external link mengarah kepada konten yang terdapat di halaman website lain. Jadi, website yang mau dituju harus kredibel dan tepercaya. Lihat Domain Authority websitenya, yaitu skor yang menilai peluang suatu website untuk mendapatkan peringkat di SERPs. Skor yang baik adalah antara 70 sampai 100.

Untuk melihat DA website, gunakan tool Analisis SEO Domain Gratis dari Moz. Selain skor, tool ini juga bisa menunnjukkan jumlah backlink yang dimiliki website dan keyword yang berhasil ditargetkannya.

Sama seperti internal link, eksternal link juga akan mendatangkan traffic ke website yang dituju. Pasti ada situasi ketika hanya ingin memberikan referensi tambahan tanpa berbagi traffic. Nah, untuk situasi ini, setting eksternal link dengan atribut rel nofollow agar google tidak membagi traffic website ke website eksternal tersebut.

Untuk link afiliasi, google meminta webmaster untuk menggunakan atribut rel sponsored, dan rel ugc untuk user-generated content.

7. Manfaatkan Konten Video

Video menjadi salah satu konten yang dapat memberikan pengaruh kepada calon konsumen yang mengunjungi sebuah website. Video memudahkan calon  konsumen memahami sebuah produk attau jasa yang ditawarkan. Video terbukti memperpanjang waktu tayang website.

Saat menggunakan video dalam teknik SEO, perhatikan platform yang digunakan. YouTube menjadi yang paling populer setelah google, sehingga mudah untuk memperluas jangkauan ke calon konsumen. Peluang peringkat di SERPs Google juga akan jauh lebih tinggi. Sebuah studi terbaru oleh MOZ menunjukkan bahwa 94% dari semua video dengan ranking tinggi berasal dari YouTube.

Selain itu, lebih mudah juga untuk mengoptimasi video untuk Google dengan YouTube, karena ada fitur built-in seperti timestamp. Setelah menguploadnya ke YouTube, memasukkan video YouTube tersebut ke website.

8. Lakukan Update Rutin dan Tampilkan Tanggal Update

Konten yang selalu up-to-date turut meningkatkan relevansi dengan istilah pencarian. Perlu untuk melakukan peninjauan untuk mengevaluasi dan merivisi kontan yang sudah tidak relevan agar tetap berada di SERPs google.

Untuk mengupdate konten dan halaman, perlu melakukan cek ulang search intent. Apakah struktur tulisan sudah sesuai keinginan calon konsumen?

  • Konten harus akurat.
    Pastikan informasi dari konten tetap akurat dan sesuai tren niche yang ada.
  • Perjelas informasi konten.
    Ini akan meningkatkan kualitas konten sehingga akan lebih melibatkan pembaca dan mendapakan backlink. Berikan tips yang bisa diikuti, sertakan studi kasus, atau kutip sumber yang kredibel.
  • Buat judul agar lebih menarik.
    Membuat judul yang lebih menarik dapat mempengaruh ketertarikan calon konsumen untuk membaca informasi pada tulisan.
  • Cek broken link.
    Audit website (crawling) perlu dilakukan. Jika ditemukan link yang rusak (broken link), segera lakukan perbaikan agar calon konsumen tetap nyaman ketika mengklik tautan yang terdapat dalam website.
  • Tambah atau perbarui gambar.
    Pastikan gambar juga lebih update, serta coba tambahkan ilustrasi atau infografis untuk meningkatkan visualisasi konten.

Perlu juga menampilkan tanggal terakhir update untuk menunjukkan bahwa konten memang fresh dan baru saja diperbarui. Bisa menggunakan plugin seperti WP Last Modified Info, dan sesuaikan tampilan tanggal.

Teknik SEO untuk Konfigurasi Website

Setelah mengurai Teknik SEO Optimasi Konten website WordPress agar bisa Bongkar Rahasia SEO Website WordPress, pembahasan selanjutnya mengurai tentang Teknik SEO untuk Konfigurasi Website. Berikut hal-hal yang bisa diterapkan:

1. Gunakan Tema yang SEO Friendly

Tema website yang SEO friendly bukan sekadar menarik tampilannya, tapi juga memberikan pengalaman pengguna (user experience) yang menyenangkan dan memudahkan mesin pencari menelusuri konten website.

Berikut pertimbangan mencari tema WordPress yang SEO friendly:

  • Responsif.
    Google memprioritaskan website mobile friendly di SERPnya. Penting menggunakan tema yang responsif agar mudah menyesuaikan tampilan sesuai device yang digunakan seperti desktop, tablet, dan smartphone.
  • Cepat dan ringan.
    Tema website yang cepat dan ringan hanya menyertakan fitur utama dan tidak memiliki kode boilerplate agar bisa dimuat lebih cepat.
  • Kompatibel dengan WordPress.
    Ini sesuai standar coding WordPress terbaru untuk mencegah error, menjaga readability kode, dan mengikuti pedoman aksesibilitas web.
  • Diupdate secara rutin.
    Idealnya, developer tema harus melakukan update rutin untuk mengatasi semua masalah performa atau keamanan.

Sebelum menginstal tema WordPress, gunakan tool inspeksi SEO dan kecepatan website untuk mencari tahu performa tema website yang mau digunakan. Selain PageSpeed ​​Insights, bisa menggunakan web.dev dan SEO Site Checkup untuk langkah ini.

2. Instal Plugin SEO (RankMath SEO atau Yoast SEO)

WordPress tidak menyediakan fitur untuk mengatur SEO website. Untuk itu perlu menginstal plugin SEO di WordPress.

RankMath SEO dan Yoast SEO merupakan dua plugin WordPress SEO yang paling populer saat ini. Keduanya tersedia dalam versi premium atau berbayar.

Kedua plugin ini menyertakan editor tag judul dan meta description untuk postingan dan halaman, sitemap XML, halaman breadcrumb, dukungan schema markup dasar, dan integrasi dengan tool webmaster mesin pencari.

Kedua plugin SEO ini bisa menganalisis konten dan memberikan saran agar tulisan lebih SEO-friendly dan mudah dibaca. Dengan versi premium, akan mendapatkan akses untuk melihat frasa kunci terkait, schema markup tingkat lanjut, dan rekomendasi internal linking.

Selanjutnya plugin Yoast SEO akan dijadikan topik pembahasan kali ini untuk mengilustrasikan strategi dan teknik SEO website WordPress.

3. Aktifkan Breadcrumb WordPress

Teknik SEO yang perlu dipertimbangkan selanjutnya adalah implementasi breadcrumb pada postingan blog atau halaman website. Breadcrumb adalah link yang menunjukkan lokasi pengunjung saat mereka sedang mengunjungi sebuah website.

Breadcrumb sangat memudahkan navigasi, terutama di website yang memiliki banyak konten seperti toko online atau situs publikasi. Pengguna bisa tahu mereka harus membuka halaman mana lagi ketika ingin menemukan lebih banyak konten terkait.

Kemudian, penelusuran breadcrumb adalah taktik internal link yang bisa membantu mesin pencari google untuk memahami hubungan antar halaman website. Gunakan fitur bawaan RankMath SEO atau Yoast SEO untuk mengaktifkan breadcrumb.

Untuk menerapkan breadcrumb di semua halaman website, terlebih dahulu mengedit file tema WordPress. Kalau belum pernah melakukannya, coba lihat dokumentasi tema atau hubungi developernya untuk menghindari masalah apa pun yang mungkin terjadi. Selain itu, kami juga merekomendasikan penggunaan child theme.

Di dashboard WordPress, buka Appearance -> Theme Editor. Tergantung pada tema yang digunakan, mungkin harus mengubah file header.php atau file single.php dan page.php.

Setelah menemukan dan membuka file yang tepat, copy-paste kode di bawah ini. Dalam situasi tertentu, Anda mungkin perlu menghapus tag awal 

Setelah selesai, buka Yoast SEO -> Search Appearance -> Breadcrumbs dari dashboard WordPress. Scroll ke bagian bawah halaman, lalu pilih Enabled.

Selanjutnya, scroll lagi ke atas untuk mengatur breadcrumb. Anda bisa menyesuaikan anchor text homepage, mengubah separator breadcrumb, dan memilih jenis taksonomi yang akan ditampilkan. Klik Save changes setelah selesai.

4. Optimasi Tag Judul

Tag judul membantu mesin pencari menghasilkan halaman yang bisa diklik atau nama postingan yang muncul di SERPs. Penting untuk mengoptimasinya guna memaksimalkan peluang peringkat bagi kata kunci yang diinginkan. 

Jika menurut google judulnya tidak relevan dengan search query, terkadang mesin pencari bisa merubah tag judul yang sudah dientukan menggunakan sumber lain dari konten yang sama untuk memberikan judul alternatif.

Berikut beberapa tips untuk mengoptimasi tag judul:

  • Judul mesti ringkas.
    Pastikan judul yang ringkas namun mendeskripsikan konten halaman atau postingan. Biasanya disarankan menggunakan kurang dari 70 karakter, panjang judul maksimum yang bisa ditampilkan SERP di perangkat mobile dan desktop.
  • Judul yang spesifik dan berbeda.
    Masing-masing halaman harus memiliki tag judul yang spesifik dan berbeda agar memudahkan mesin pencari mengarahkan calon konsumen ke halaman konten yang dicarinya.
  • Judul mesti mengandung focus keyword.
    Ini membuat mesin pencari akan tahu di SERPs mana halaman atau konten postingan akan muncul.

Untuk menyesuaikan tag judul, Anda harus menggunakan plugin SEO WordPress.

Kalau menggunakan RankMath SEO dan Yoast SEO, akan melihat area untuk meta tag dan meta descriptionnya. Pada Yoast SEo terdapat di bawah Classic Editor. Kalau menggunakan Block Editor, klik ikon Yoast SEO lalu buka area Google preview dan masukkan judul yang diinginkan di kolom SEO title.

Tag judul yang memenuhi panjang maksimum akan berwarna hijau. SEO analysis pun akan memberi tahu kalau focus keyword sudah didistribusikan dengan tepat.

Agar semua postingan dan halaman menggunakan struktur tag judul yang sama, buka Yoast SEO -> Search Appearance dari dashboard WordPress. Kemudian, klik Content Types dan atur bagian SEO title untuk halaman dan postingan. Cobalah bereksperimen dengan mereset atau memasukkan variabel judul baru.

Selain Yoast SEO, bisa juga menggunakan Rankmath SEO.

5. Optimalkan Meta Description

Tampilan di SERP akan meperlihatkan meta description persis di bawah tag judul.

Meta description yang baik haruslah menarik, ringkas, dan mengandung kata kunci yang membuat pembaca tahu informasi apa yang akan mereka temukan di postingan atau halaman tersebut. Gunakan juga gaya penulisan yang dapat memancing calon konsumen untuk mengklik halaman atau konten postingan tersebut.

Namun, mesin pencari sering mengganti meta description dengan teks yang mereka temukan di dalam postingan. Bahkan, riset dari Portent menunjukkan bahwa Google sering kali mengabaikan cuplikan ini hingga 68% sepanjang waktu untuk desktop, dan 71% untuk SERP seluler.

Meta description juga ditampilkan di platform media sosial ketika seseorang membagikan halaman website atau postingan. Jadi, perlu mengoptimalkan meta description untuk meningkatkan potensi postingan diklik.

Kalau menggunakan plugin Yoast SEO, Anda bisa mengedit meta description di bagian Google preview pada area meta. Bagian SEO analysis juga akan menginformasikan kalau jumlah karakter pada meta descriptionmya sudah sesuai anjuran, yaitu antara 120 sampai 156 karakter.

6. Gunakan Kategori dan Tag

Rahasia Teknik SEO Website WordPress berikutnya adalah menggunakan kategori dan tag WordPress. Dengan kedua fitur ini, konten dan struktur website menjadi lebih mudah ditelusuri oleh mesin pencari googole dan calon konsumen.

Kategori bersifat hierarkis (bertingkat), sementara tag adalah kata kunci yang menjelaskan konten postingan. Dengan kategori, Anda bisa membuat subkategori, misalnya seperti blog mas-it.id yang memiliki kategori Hom dengan beberapa subtopik terkait di bawahnya. Sementara Tag berfungsi seperti entri dalam indeks buku.

Untuk menambah dan mengedit kategori dan tag, buka Posts -> Categories dan Posts -> Tag di dashboard WordPress. Sesuaikan nama, slug URL, dan deskripsi setiap kali entri.

Penting juga untuk mengoptimalkan desain halaman kategori dan tag, terutama kalau ada potensi peringkat untuk kata kunci tertentu. Oleh karena itu, pastikan desain halaman kategori selalu user-friendly agar pengunjung bisa lebih lama menjelajahi website. Selain toko online, teknik SEO ini juga berlaku untuk website seperti direktori loker atau blog makanan.

7. Cegah Komentar Spam di Postingan Blog

Komentar spam pada postingan blog mesti dicegah karena dapat merugikan website; seperti:

  • Bisa membuat google menurunkan peringkat website secara keseluruhan.
  • Bisa mengarahkan pengunjung ke website berbahaya, yang memengaruhi keamanan data dan page experience mereka.
  • Merusak reputasi website.

Salah satu cara mencegah komentar spam adalah dengan mengaktifkan approval manual. Setiap komentar akan diperiksa dulu sebelum muncul di website.

Caranya; pada dashboard WordPress, buka Settings -> Discussion dan centang kotak Comment must be manually approved. Scroll ke bawah, lalu Save changes.

Ada beberapa elemen yang harus diperhatikan saat memfilter komentar spam:

  • Alamat website.
    Secara default, WordPress menyertakan kolom opsional bagi komentator untuk memasukkan link website mereka. Waspadai komentar dengan nama domain yang tidak jelas atau tidak relevan dengan niche website.
  • Username.
    Saat komentar muncul di bawah artikel, username ini menjadi anchor text untuk URL website pengguna. Tolak username yang tidak mengandung orisinalitas nama orang.
  • Pesan.
    Komentar spam biasanya tidak jelas, tidak relevan, atau tidak spesifik sehingga bisa saja dikirimkan ke banyak artikel dengan berbagai topik.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan plugin. Akismet, yang sudah disertakan dengan setiap instalasi WordPress, sangat cocok untuk memfilter komentar yang merugikan website. Selain itu, plugin QuantumCloud bisa digunakan untuk menghapus kolom URL situs dari form komentar.

Cara SEO untuk URL Website

Selanjutnya kita akan membahas cara SEO website WordPress terkait URL situs. Tujuannya adalah agar link ke setiap halaman menjadi lebih jelas dan bisa dibaca oleh pengunjung. Dengan demikian, baik user maupun mesin pencari sama-sama bisa memahami isi artikel atau postingan dan bisa menemukannya dengan mudah.

1. Pilih Antara WWW dan Non-WWW

Memilih untuk menggunakan url www atau url non-www merupakan hal penting sebagai pemilik website WordPress baru.

2. Konfigurasi Struktur Permalink Website

Permalink adalah URL yang akan mengarahkan pengunjung ke setiap postingan dan halaman di website WordPress. Memilih strtuktur permalink yang tepat merupakan langkah yang tidak boleh diabaikan.

WordPress menggunakan struktur permalink biasa dengan nomor ID halaman sebagai slug, misalnya https://example.com/?p=123.

URL seperti ini ini tidak menunjukkan konteks tentang apa yang akan dijumpai pengunjung di suatu halaman. Untuk mengubahnya, klik tab Settings -> Permalinks di dashboard WordPress dan pilih salah satu opsi. Sebagian besar pakar SEO WordPress merekomendasikan nama postingan untuk memperjelas apa yang akan dilihat oleh pengunjung pada suatu halaman atau postingan.

Meski begitu, nama postingan mungkin tidak selalu relevan, misalnya pada situs berita karena umumnya mereka harus mempertimbangkan waktu publikasi postingan. Selain itu, website yang memiliki banyak konten berat mungkin perlu mempertimbangkan untuk menggunakan struktur kustom dan menyertakan variabel %category% agar lebih teratur.

Sebaiknya permalink ini dibuat sejak awal sehingga tidak akan mengakibatkan masalah (eror) jika permalink sudah diindex oleh mesin pencari google. Nah, ada satu hal yang perlu diingat di sini. Kalau website WordPress Anda sudah berusia lebih dari beberapa bulan, mengubah struktur permalink mungkin akan mengakibatkan masalah, seperti kehilangan link referral yang sudah ada.

Namun jika ada rekomendasi untuk merubahnya, maka bisa dengan strategi redirect sehingga pengunjung akan diarahkan ke halaman yang tepat. Baik RankMath SEO maupun Yoast SEO, bisa gunakan fitur redirect URL.

3. Gunakan Slug URL untuk Postingan dan Halaman

Selain permalink, perlu juga mengoptimasi slug URL. Saat mengedit postingan atau artikel blog, pastikan bahwa slug URL-nya mengikuti tips dan cara SEO website terbaik.

Untuk mengedit permalink sendiri-sendiri, buka postingan atau halaman yang URL-nya ingin diubah, lalu buka Editor WordPress.

Kalau menggunakan Block Editor, buka panel Settings. Kemudian, pilih Permalink dan ubah slug.

Kalau menggunakan Classic Editor, klik Edit di sebelah URL yang terletak di bawah halaman atau nama postingan. Kalau sudah puas dengan hasilnya, klik OK.

Tips mengoptimalkan slug URL:

  • Masukan focus keyword.
    Masukan focus keyword ke dalam permalinknya. Misalnya; https://mas-it.id/blog/jasa-digital-marketing-jakarta/
  • Gunakan slug yang pendek dan simpel.
    Url yang panjang dan rumit tidak dianjurkan oleh mesin pencari google. Karena akan memperlambat dan menyulitkan saat proses crawling.
  • Gunakan tanda hubung.
    Google lebih menyukai tanda hubung ketimbang menggunakan garis bawah dalam url.
  • Gunakan huruf kecil saja.
    Google menganjurkan untuk menggunakan huruf kecil pada url, misalnya; https://mas-it.id/blog/jasa-digital-marketing-jakarta/
  • Perhatikan penggunaan garis miring.
    Mesin pencari google memperlakukan https://mas-it.id/blog/jasa-digital-marketing-jakarta dan https://mas-it.id/blog/jasa-digital-marketing-jakarta/ (dengan garis miring di belakang) sebagai alamat yang berbeda.
  • Hindari menggunakan angka dan simbol.
    Simbol menyulitkan link untuk dibaca bahkan beberapa simbol tidak bisa membentuk dalam URL.

Strategi SEO untuk Konten Gambar

Bagian ini akan membahas Strategi SEO Website WordPress bekaitan dengan konten gambar sebagai bagian dari cara Bongkar Rahasia SEO Website WordPress.

1. Optimasi Konten Gambar

Gambar, foto, dan grafik bisa membuat halaman atau artikel menjadi lebih menarik secara visual. Namun, elemen ini kadang memperberat loading website.

Tips pertama untuk optimasi gambar adalah dengan mengompresi file. Bisa menggunakan plugin Smush, yang bisa mengompresi banyak gambar sekaligus dari dashboard WordPress. Plugin ini juga bisa mengaktifkan lazy loading, yang menunda pemuatan gambar sampai pengguna scroll ke bawah.

Selanjutnya, Anda bisa memilih metode kompresi, misalnya lossy vs lossless. Lossy akan memperkecil ukuran file, namun memengaruhi kualitasnya dan tidak bisa mengembalikan kualitas gambar ke versi aslinya. Metode ini paling cocok untuk gambar .JPEG yang tidak menampilkan banyak detail. Sementara Lossless hanya bisa sedikit mengurangi ukuran file, tapi tanpa mengurangi kualitas. Metode ini lebih sesuai untuk gambar .PNG yang memuat banyak fitur grafik atau teks.

Bisa juga dengan menskalakan gambar atau mengatur ukurannya sesuai dimensi yang disarankan website.

2. Gunakan Alt Text untuk Gambar

Alt text adalah deskripsi gambar yang memungkinkan mesin pencari memahami relevansinya dengan halaman lainnya. Tool screenreader juga bisa menggunakannya untuk membantu pengguna yang memiliki gangguan penglihatan memahami konten gambar.

Biasanya, alt text ditampilkan saat mengarahkan kursor mouse pada gambar, atau menggunakan fitur inspeksi browser pada gambar untuk melihat teks tersebut.

Di WordPress, bisa menambahkan alt text dari Media -> Library di dashboard. Pilih gambar, lalu isi kolom Alternative Text.

Bisa juga memasukkan alt text langsung dari editor. Pilih blok tersebut, lalu buka panel Settings. Masukkan deskripsi ke kolom Alt Text (alternative text).

Di Classic Editor, klik Add media di bagian atas area konten. Upload file atau pilih gambar dari library. Masukkan alt text di kolom yang sesuai.

Berikut tips terbaik untuk menulis alt text gambar:

  • Deskripsikan gambar dengan tepat.
    Pastikan pengguna tunanetra bisa memahami konten secara akurat dari deskripsinya.
  • Singkat, padat, dan jelas.
    Panjang alt text yang ideal adalah antara 80 sampai 125 karakter.
  • Sertakan keyword bila perlu.
    Memasukkan keyword dalam alt text tanpa melakukan keyword stuffing.

3. Gunakan Nama File yang Mudah Dibaca

Seperti alt text, nama file gambar juga bisa membantu mesin pencari memahami gambar. Gunakan nama yang deskriptif, yang sesuai dengan focus keyword. Google menyarankan untuk menulis nama file dalam huruf kecil dan mengganti spasi kosong dengan tanda hubung. Dengan begitu, URL file akan terlihat lebih teratur dan mudah dibaca.

Strategi SEO untuk yang Profesional

Menerapkan Teknik SEO Website WordPress dengan standar alur yang sudah dibahas di atas, bisa dipastikan sudah melakukan langkah yang tepat untuk bisa memperoleh peringkat yang tinggi di halaman hasil pencarian google.Selanjutnya, jika sudah memahami SEO lebih lanjut dan masih ingin mengoptimasi website, bisa mengikuti strategi SEO profesional berikut ini:

1. Tambahkan Data Terstruktur (Schema Markup) – Schema.org

Beberapa hasil pencarian di google menggunakan teknik tingkat lanjut yang membuatnya terlihat jauh lebih menarik dengan postingan yang dikenal dengan sebutan rich result. Biasanya postingan ini muncul di atas hasil organic biasa. Untuk membuatnya, bisa menggunakan schema.org pada konten.

Proses ini bisa dilakukan meskipun tidak menguasai coding. Karena plugin seperti RankMath SEO dan Yoast SEO sudah menyertakan fitur data terstrukturnya (schema markup).

Untuk memulai, buka tab Schema di area meta di bawah editor postingan atau halaman. Kemudian, pilih Page type dan Article type yang sesuai.

Anda juga bisa mengoptimasi detail perusahaan atau brand Anda untuk rich result di Yoast SEO -> Search Appearance dari dashboard WordPress. Di tab General, scroll menurun ke bagian Knowledge Graph & Schema.org, lalu konfigurasikan kolom sesuai dengan yang diinginkan.

2. Tambahkan Tag Canonical untuk Konten Duplikat

Konten duplikat bisa terjadi saat beberapa halaman berisi konten serupa atau saat alamat website yang berbeda mengarah ke halaman yang sama. Duplikat bisa muncul dalam kejadian URL WWW dan non-WWW di atas, atau ketika menggunakan URL yang berbeda untuk situs mobile dan desktop.

Tanpa konfigurasi yang tepat, setiap konten duplikat ini bisa bersaing dengan konten yang asli untuk mendapatkan peringkat di SERPs dan membingungkan algoritma mesin pencari. Jadi, cek konten duplikat secara teratur. Software dan plugin SEO biasanya dilengkapi dengan fungsi ini. Bisa juga menggunakan tool seperti Siteliner.

Setelah menemukan artikel atau postingan duplikat, tentukan mana yang harus diprioritaskan oleh mesin pencari menggunakan tag URL canonical, yang memberi tahu bot bahwa halaman atau postingan tersebut adalah versi asli.

Plugin Yoast SEO memungkinkan Anda menambahkan tag canonical langsung dari Editor WordPress. Untuk melakukannya, buka halaman atau postingan yang tidak ingin diindeks oleh google. Di area meta Yoast, buka bagian Advanced dan masukkan URL canonical konten asli di kolom yang sesuai:

3. Gunakan Noindex untuk Konten Non-Prioritas

Artikel atau postingan yang tidak memuat informasi relevan sebaiknya tidak muncul di SERP. Untuk konten seperti ini, google merekomendasikan untuk menggunakan tag meta noindex agar halaman-halaman ini tidak lagi ada di database mesin pencari.

Contohnya; halaman arsip yang harus disetting ke noindex. Halaman ini biasanya hanya menampilkan daftar menurut tanggal atau penulis tertentu, dan tidak menjawab search intent pengguna.

Cara mengatur noindex melalui Yoast SEO -> Search Appearance dari dashboard. 

4. Manfaatkan Media Sosial

Memaksimalkan media sosial merupakan bagian dari Strategi SEO Website WordPress. Meskipun bukan faktor penentu langsung ranking website di mesin pencari google, namun media sosial bisa memberi tahu mesin pencari bahwa sebuah website bisa dipercaya.

Google menyatakan bahwa media sosial tidak secara langsung berdampak pada SEO. Namun, mesin pencari google mempertimbangkan penyebutan brand positif tanpa link saat mengevaluasi peringkat halaman.

Maka mengoptimasi akun bisnis di medi asocial menajdi perlu untuk dilakukan:

  • Optimasi profil.
    Masukkan sedetail mungkin informasi bisnis yang berguna bagi pengunjung untuk memahami brand pribadi atau bisnis yang dijalankan. Masukkan juga beberapa keyword yang relevan dengan bisnis atau produk dan jasa guna memudahkan pencari menemukan produk atau jasa dari bisnis tersebut.
  • Berbagi konten secara rutin.
    Selain membagikan link, sisipkan gambar dan tulis keterangan yang menarik untuk menarik calon konsumen.
  • Instal plugin media sosial WordPress agar pembaca bisa membagikan postingan di profil mereka. Beberapa plugin juga bisa menampilkan jumlah share di halaman sebagai social proof.
  • Berinteraksi dengan followers.
    Tingkatkan interaksi pemgikut media sosial dengan cara emmbuat polling, survei, sesi tanya jawab, atau hashtag khusus untuk menghasilkan buzz.
  • Gunakan analitik.
    Akun bisnis di media sosial biasanya dilengkapi fitur ini. Manfaatkan untuk mencari tahu apa yang disukai audiens dan performa konten yang dibagi di platform media sosial tersebut.

5. Selalu Ikuti Tren SEO

Strategi SEO terakhir yang dapat dijhadikan rekomendasikan adalah selalu ikuti berita terbaru seputar SEO. Mesin pencari (google) sering membuat perubahan pada algoritmenya, jadi pastikan untuk tidak melewatkan informasi penting apa pun yang bisa memengaruhi peringkat website.

Kunjungi Blog Pusat Penelusuran Google secara rutin. Atau subscribe channel YouTube mereka yang sering memuat berita terbaru dan sering menyelenggarakan sesi tanya jawab untuk webmaster.

Selain itu, ikuti platform publikasi dan influencer SEO terpopuler di media sosial untuk mengetahui pendapat para ahli. Daftar newsletter email mereka sehingga tidak melewatkan update.

Jika memungkinkan, coba ikuti event-event SEO untuk terhubung dengan pakar SEO dan dapatkan wawasan tentang peningkatan peringkat situs. Beberapa event populer termasuk brightonSEO, Ad World, dan MozCon.

Kesimpulan

Dari semua strategi digital marketing, SEO menjadi salah satu yang paling efektif. Peringkat tinggi di SERPs akan meningkatkan traffic ke website, memperkuat otoritas di industri, dan membuat website lebih user-friendly.

Demikian pembahasan tentang Rahasia Teknik SEO Website Wordpres yang bisa diimplementasikan agar traffic dan peringkat website terus meningkat. Anda sudah mempelajari semuanya, mulai dari optimasi hosting, kecepatan situs, riset keyword, hingga data terstruktur.

Rahasia Teknik SEO Website WordPress dapat disimpulkamn  ke dalam langkah sederhana berikut ini:

  • Optimasi hosting.

Google memprioritaskan halaman yang web experience-nya baik. Ini sangat mungkin dicapai kalau hosting memiliki uptime, performa, fitur keamanan, dan resource yang sangat maksimal.

  • Maksimalkan kinerja dan performa situs.
    Aktifkan caching untuk mempercepat loading website dan instal sertifikat SSL untuk melindungi informasi dan pengguna.
  • Submit website ke tool webmaster mesin pencari.
    Ini memastikan website bisa di-crawl secara teratur. Bisa juga melihat performa peringkatnya dengan fitur analitik.
  • Konfigurasikan URL website.
    Lakukan langkah ini sebelum mempublikasikan website agar tidak terjadi URL redirect dan broken link. Pilih struktur permalink yang sesuai dan pilih antara domain non-www dan www.
  • Instal plugin SEO WordPress.

Ekstensi ini membantu mengoptimasi faktor peringkat SEO di halaman website, seperti distribusi keyword dan meta tag. Rekomendasi kami adalah RankMath SEO dan Yoast SEO.

  • Instal tema yang SEO-friendly.

Pilih tema yang responsif, ringan, dan diupdate rutin, dan sesuai standar coding WordPress.

  • Riset keyword target potensial.
    Dengan begitu, akan diketahui hasil seperti apa yang disajikan untuk keyword tertentu. Bisa juga dengan menulis konten yang lebih sesuai dengan search intent. Pakai long-tail keyword untuk website baru.
  • Publikasikan konten berkualitas.
    Tulis artikel yang user-friendly dan informatif. Sertakan keyword target, internal dan external link, judul yang tepat, alt text gambar, dan mengaudit konten secara teratur.
  • Optimalkan meta description dan title.
    Elemen-elemen ini menentukan tampilan halaman di SERPs. Teks harus menarik bagi calon pengunjung dan membantu mesin pencari menentukan relevansi halaman dengan keyword target.
  • Terapkan teknik SEO WordPress tingkat lanjut.
    Tambahkan data terstruktur untuk mengejar rich result, gunakan tag canonical untuk menghindari duplikat konten, dan gunakan noindex untuk halaman non-prioritas. Maksimalkan juga media sosial untuk meningkatkan kredibilitas brand.

Jangan lupa untuk terus ikuti tren dan berita SEO terbaru agar lebih siap ketika mesin pencari google merilis perubahan algoritma.

Demikianlah pembahasan tentang Bongkar Rahasia SEO Website WordPress. Semoga bermanfaat!
Jika membutuhkan Jasa Optimasi SEO Website, silahkan hubungi kami di: WA: 0818 788 831 atau Email: [email protected]

Sumber: hosting.co.id