Mengenal PABX Dalam Teknologi Komunikasi

Mengenal PABX Dalam Teknologi Komunikasi

Arti, Fungsi, Jenis dan Cara Kerja PABX

PABX atau yang di kenal sebagai Private Automatic Branch Exchange adalah perangkat penyambungan komunikasi telepon atau interpon/intercom yang terletak di sisi pelanggan, misalnya di gedung-gedung perkantoran yang memerlukan percabangan satuan sambungan telepon. Secara umum perangkat PABX terhubung ke penyedia layanan telekomunikasi publik, seperti PT Telkom di Indonesia.

PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga telepon  dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN – public switched telephone network) melalui trunk, yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office. Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya berfungsi untuk kegiatan telepon, tetapi juga dapat mengirim fax atau modem akses internet.

Awalnya perangkat ini bernama PBX atau Private Branch Exchange. Namun karena telah berkembang menjadi perangkat yang otomastis (berjalan sendiri), PBX lalu dikenal dengan PABX. Perangkat ini berguna untuk bisa menyambungkan pesawat telepon yang ada pada suatu tempat sehingga telepon tersebut bisa membentuk sebuah sistem yang mampu bekerja secara berkesinambungan dalam satu jaringan.

Sistem yang ada pada perangkat PABX memungkinkan satu nomor telepon bisa digunakan untuk menghubungi beberapa orang yang tersambung dalam satu jaringan PABX tersebut. Sederhananya, PABX merupakan teknologi switchboard yang menghubungkan antar pesawat telepon yang berada dalam suatu tempat sehingga bisa melakukan panggilan atau komunikasi (tanpa melalui operator) secara gratis tanpa biaya.

Dengan demikian PABX merupakan elemen penting dalam dunia perkantoran. Lalu apakah anda telah memahami dengan baik fungsi utama dari sebuah perangkat PABX? Ikuti ulasan berikut ini.

Baca juga: Microsoft Rilis Penelitian dan Teknologi Memudahkan Sistem Kerja Hybrid

Apa itu PABX?

Secara singkat PABX adalah sistem komunikasi telepon yang pengoperasiannya tidak melalui operator. Dengan adanya sistem ini, penelepon dapat melakukan panggilan telepon langsung ke nomor telepon yang dituju dengan cara menekan nomor extension untuk memperoleh saluran keluar.

Apabila ada telepon masuk dari luar untuk menghubungi bagian yang berbeda, ataupun gedung yang berbeda maka cukup dengan menghubungi suatu nomor yang diperkenalkan oleh perusahaan, selanjutnya panggilan tersebut akan diteruskan berdasarkan nomor extension yang dituju. Selain itu masing-masing bagian juga bisa saling berkomunikasi antar mereka melalui nomor ekstensionnya masing-masing.

PABX berfungsi sebagai Alat Penyambung (Switch) untuk mengatur komunikasi telpon masuk dan telpon keluar secara efisien dan efektif di sebuah kantor perusahaan, hotel, gedung, pabrik dan lainnya yang menggunakan telepon sebagai sarana untuk berkomunikasi antar ruangannya.

Mengenal PABX Dalam Teknologi Komunikasi
Instalasi sistem PABX di FujiFIlm Indonesia, Jakarta. (Foto: dokumen MAS-IT)

PABX merupakan sebuah sentral kecil yang digunakan di dalam suatu lingkungan terbatas, yang merupakan pusat dari suatu jaringan peripheral peralatan komunikasi. Dengan kata lain jumlah sambungan (extension) yang dapat dikelola tergantung dari kapasitas PABX itu sendiri. Ketika akan menghubungkan extension dengan pelanggan yang berada di luar PABX, maka pada PABX harus dilengkapi dengan SIP (Session Initiation Protocol) Trunk; sistem yang menyambungkan perangkat PBX konvensional ke jaringan Internet.

Masing-masing pesawat telepon tidak secara langsung tersambung pada sentral pusat, tetapi melalui PABX. Secara garis besar terdapat dua level, yaitu level Pelanggan dan level Trunk. Pada level pelanggan yang terhubung ke sentral dengan dua kawat analog seperti pesawat telepon biasa.

Sedangkan level Trunk terdapat empat kawat kecepatan tinggi dihubungkan ke sentral untuk memperoleh sinyal digital. Sehingga dapat melaksanakan sebagian besar tugas-tugas dari sentral. Ada beberapa perangkat keras sebagai pendukung sistem PABX dan masing- masing perangkat keras tersebut saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.

Perangkat keras tersebut biasanya disebut sebagai sub sistem atau modul. Dan yang menghubungkan antara modul satu dengan yang lain adalah  induk dari modul-modul tersebut dimana mereka bisa menjadi suatu sistem yang teratur dan terkoordinasi. Induk penghubung ini adalah Motherboard atau Blackplane. Semua proses penyambungan akan melalui motherboard.

Fungsi PABX

Sistem PABX secara fungsional memiliki empat tugas panggilan pengolah utama, yakni:

  • Membuat koneksi (sirkuit) atau menghubungkan antara telepon pengguna dengan telepon yang dituju (misalnya, pemetaan ke nomor tujuan untuk memastikan jaringan telepon tidak sibuk)
  • Menjaga koneksi atau sambungan selama menggunakan telepon  (yaitu dengan menyalurkan sinyal suara antara pengirim dengan penerima pesan)
  • Mematikan koneksi atau hubungan jaringan telepon  sesuai dengan perintah pengguna telepon 
  • Menyediakan informasi untuk kepentingan akuntansi (misal menampilkan lama waktu panggilan atau metering call)

Selain itu PABX juga menawarkan layanan panggilan lain dan kemampuan umum lainnya yang tentu saja berbeda dengan layanan yang serupa dari sistem yang berbeda. Fungsi-fungsi inilah yang membedakan PABX dengan sistem lainnya. Kemampuan umum tersebut meliputi:

  • Layanan otomatis panggilan
  • Layanan otomatis direktori (pemanggil dapat dialihkan ke karyawan yang diberikan dengan memasukkan huruf nama karyawan tersebut)
  • Layanan otomatis nada tunggu
  • Metering call atau tampilan waktu panggilan
  • Memblokir panggilan
  • Pengalihan panggilan (ketika panggilan telepon  sedang sibuk atau tidak diangkat)
  • Panggilan pick-up
  • Transfer panggilan
  • Panggilan tunggu
  • Panggilan konferensi
  • Modifikasi kata sambutan
  • Panggilan cepat
  • DID – Direct Inward Dialing (melakukan panggilan telepon  ke banyak jaringan dalam satu area, biasa disebut telekonferensi)
  • DISA – Direct Inward System Access (melakukan panggilan dari internal ke saluran telepon  luar)
  • Follow-me merupakan rute panggilan yang masuk hingga akhirnya panggilan dijawab atau pada tahap telepon  dialihkan ke sistem surat suara. Sistem ini dikonfigurasi dengan daftar nomor seseorang.
  • Respon interaktif suara
  • Layanan musik tunggu
  • Surat suara
  • Kotak pesan (layanan bagi pengguna untuk mendengar surat suara jika telepon dialihkan)
  • Pesan pembuka atau sambutan (misal, selamat datang di layanan cellular operators).
Mengenal PABX Dalam Teknologi Komunikasi
Instalasi sistem PABX di FujiFIlm Indonesia, Jakarta. (Foto: dokumen MAS-IT)

Jenis-Jenis PABX

PABX Analog

Memiliki output atau extension sebagai sinyal analog-nya. PABX jenis ini sudah menggunakan sinyal analog seperti single line telephone sehingga tidak membutuhkan telepon khusus. Kelebihan PABX jenis ini, tidak perlu menyiapkan telpon khusus.

PABX Analog menggunakan kabel tembaga dan POTS (Plain Old Telephone Service). Perangkat ini memiliki kemampuan yang cukup bisa andalkan. Kemampuan suara yang dihasilkan cukup baik dan memiliki beberapa fitur dasar yang mungkin bisa ditemukan pada ponsel biasa seperti menerima telepon, mematikan suara telepon, redial dan speed dial.

Selain itu, dapat melakukan transfer panggilan atau memindahkan panggilan antar ekstensi. PABX Analog tidak menggunakan banyak hardware tambahan untuk melakukan konfigurasi, support dan peningkatan. Tapi hal tersebut akan sangat menyulitkan ke depannya, terutama jika harus berhubungan atau melakukan integrasi sistem dengan kebutuhan sistem seperti VoIP dan CRM (Customer Relationship Management).

PABX Digital

PABX yang satu ini merupakan salah satu  jenis PABX yang memiliki output data digital. Jenis PABX ini biasa menggunakan kabel tilion 4 kawat. Memiliki beberapa fitur seperti conference call serta menggunakan telepon khusus untuk menyambungkannya karena harus terlebih dahulu dikonversi dari data digital menjadi suara. Kelebihannya, masing-masing pesawat teleponnya dapat berfungsi sebagai Operator Console.

Perangkat jenis ini tidak membutuhkan perangkat keras apapun untuk melakukan instalasi PABX. Perbedaan mendasar dari PABX Digital dan PABX Analog dapat di lihat dari proses transfer transmisi suara dari yang sebelumnya analog menjadi digital.

IP PABX

Perangkat jenis ini menggunakan jaringan data IP (internet protocol) sebagai jaringannya untuk mengirim berbagai percakapan dalam bentuk paket data. Meski demikian IP PBX dapat dijalankan menggunakan sistem analog dan digital serta tentunya jaringan data IP (Internet Protocol). Bisa berfungsi sebagai modem.

Perangkat ini memungkinkan pengguna bisa mengalihkan panggilan melalui VoIP (Voice over Internet Protocol atau IP) kepada semua pengguna yang tersambung dalam satu jaringan. Selain itu, melalui Internet Protocol pengguna juga bisa menghubungi ekstensi lain.

Pengguna IP PABX bisa melakukan panggilan telepon atau mengalihkan panggilan telepon dengan sesama pengguna VoIP atau telepon biasa.

PABX Hybird

Perangkat jenis ini merupakan gabungan antara PABX Analog dan PABX Digital. Memiliki 4 kabel disetiap outputnya. Dengan teknologi gabungan ini, fitur yang didapatkan menjadi semakin lebih baik karena adanya fitur-fitur baru maupun fitur lama yang ditambahkan dan ditanamkan kembali.

Dengan berbagai fitur yang ada dan kegunaannya yang fleksibel, perangkat jenis ini sangat rekomended untuk digunakan di kantor maupun di rumah.

Cara Kerja PABX

Sistem PABX memiliki beberapa sambungan kabel yang diarahkan pada sebuah switchboard sebagai control station. Alat PABX merupakan teknologi yang canggih karena dapat digunakan sebagai telepon, modem dan mesin fax, serta bisa digunakan sebagai alat komunikasi internal karyawan di perusahaan.

Cara kerja perangkat PABX, setiap ada telepon baru yang masuk, maka telepon masuk tersebut akan di-routing (diarahkan) melalui control station ini. Karena di dalam sistem PABX tersebut telah dimasukan kode extension tertentu, maka telepon masuk tersebut dapat diarahkan ke tujuan yang tepat dengan menggunakan kode extension tersebut.

Demikian, ulasan terkati pengertian, fungsi dan jenis PABX. Dengan didukung oleh TIM IT yang professional dan berpengalaman, MAS-IT memberikan layanan Instalasi PABX Jakarta dan Batam.
Jika membutuhkan layanan Jasa Instalasi PABX Jakarta dan Batam dari kami Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan penawaran: Jakarta: +62 21-21472099 – 0818-788-831  |  Batam: 0778 4080 591 atau Email: [email protected]

(dari berbagai sumber)