MAS-IT
Aplikasi Selular atau Desktop

Memilih di Antara Aplikasi versi Selular dan versi Desktop

Aplikasi versi seluler dan versi desktop, mana paltform yang dianggap terbaik? Jika memiliki usaha dan menginginkan usahanya berkembang, menarik pelanggan baru, dan di saat yang bersamaan tetap mampu mempertahankan pelanggan lama, maka sangat disarankan untuk dapat menggunakan keduanya; aplikasi versi selular dan aplikasi versi desktop. Semua penyedia layanan video yang sangat familiar digunakan saat ini seperti YouTube, Zoom, Instagram, TikTok, Skype memiliki versi seluler dan versi desktop. 

Namun, untuk menjalankan kedua versi aplikasi tersebut tentu membutuhkan biaya yang terkadang bisa saja tidak cukup untuk mengimplementasikan kedua opsi tersebut. Apa yang harus dilakukan dan dari mana untuk memulainya? Sulit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini tanpa informasi lebih lanjut. Semuanya sangat bergantung pada apa yang ingin dilakukan dan apa rencana pengembangan yang ingin dicapai ke depannya. Pada artikel ini, akan dijelaskan beberapa hal tentang cara memilih platform dan memberi gambaran statistik yang relevan sebagai bahan pertimbangan.

Aplikasi versi Selular dan versi Desktop
Antara aplikasi versi selular dan versi desktop.

Melihat Keuntungan Aplikasi versi Selular dan Aplikasi versi Desktop

Keuntungan aplikasi versi seluler

  • Kenyamanan. Ponsel hampir selalu bersama pengguna, dan dapat menggunakan aplikasi kapan dan dimana pun pengguna inginkan.
  • Mode offline. Meskipun sebagian besar aplikasi memerlukan internet agar berfungsi dengan baik, beberapa pengembang mengizinkan mode offline untuk aplikasinya. Hal ini tidak mungkin berlaku pada aplikasi versi desktop.
  • Pemberitahuan push. Dengan fitur ini pengguna dapat meluncurkan promosi, mengirim iklan, atau hanya mengingatkan pengguna yang tidak aktif tentang aplikasi. Penelitian SocialMediaToday menunjukkan bahwa pemberitahuan push sedikit lebih efektif dibanding dengan mengirim pesan menggunakan email atau SMS.

Peluang untuk membuat aplikasi seluler adalah sebuah keuntungan ketika pengguna memiliki anggaran yang terbatas. Memiliki situs web versi selular di aplikasi iOS dan Android memungkin untuk menghemat anggaran. Namun, jika ingin menggunakan pilihan ini, pengguna perlu mempertimbangkan apa yang perlu didapatkan dan apa yang tidak dibutuhkan atau mungkin perlu untuk dihilangkan.

Keunggulan aplikasi versi selular:

  • Kecepatan. Situs web versi selular bekerja lebih cepat dari situs web versi desktop. Menurut penelitian yang dilakukan oleh  Kissmetrics, 40% pengguna meninggalkan situs web jika memuat lebih dari 3 detik. Ini penting karena, menurut penelitian yang sama, penundaan pemuatan dalam satu detik dapat menurunkan konversi sebesar 7%. Artinya, jika situs web Anda menghasilkan $100ka per hari, Anda berisiko kehilangan $2,5 juta setahun.
  • Fungsionalitas yang diperluas. Pengguna bebas menggunakan GPS, Bluetooth, kamera, dan semua fungsi platform dalam aplikasi. Itu juga dapat berinteraksi dengan aplikasi lain, berintegrasi dengan jejaring sosial, dll.
  • Lebih banyak digunakan. Hasil penelitian eMarketer, pengguna ponsel menghabiskan 90% waktunya di aplikasi dan hanya 10% di situs web.

Keuntungan aplikasi versi desktop

  • Ketersediaan. Pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi dari AppStore atau Google Play. Cukup mengikuti tautan atau cukup mencari situs webnya di browser atau mesin pencari goggle.
  • Pembaruan cepat. Perubahan pada situs web langsung ke pengguna
  • Layar komputer yang besar lebih memudahkan penggunanya untuk  memasukkan lebih banyak informasi
  • Pengguna dapat  memilih sistem pembayaran. Jika memiliki aplikasi seluler, pengguna harus membayar Google Play atau AppStore dengan biaya komisi 30%. Di situs web, pengguna bebas memilih sistem pembayaran apa pun yang lebih disukai dan komisinya sepuluh kali lebih rendah di kisaran 3-4%.

Baca Juga: Aplikasi Pengelola Kata Sandi, Solusi Amankan Akun Digital

Setelah dipaparkan keuntungan dan keunggulan dari aplikasi versi seluler dan aplikasi versi desktop, apa yang harus dilakukan terlebih dahulu jika seorang pengguna memiliki anggaran yang terbatas?

Secara prinsip belum ada solusi menyeluruh yang dapat ditawarkan, dan itu sangat tergantung pada jenis usaha yang dijalani. Namun demikian, kita dapat memulainya dengan membuat algoritma menggunakan aplikasi multimedia populer untuk membantu kita melakukannya.

Target audiens
Apakah aplikasi yang dibuat ditujukan untuk para pebisnis atau hanya untuk pengguna biasa? Keputusan mungkin akan berbeda-beda berdasarkan jawaban yang diberikan. Sebagai contoh, mari kita ambil YouTube dan Zoom.

YouTube adalah layanan untuk pengguna umum. Menurut statistik resmi, YouTube digunakan oleh lebih dari 2 miliar orang setiap bulan, dan 70% dari mereka melakukannya dengan aplikasi seluler. Ini bisa dimengerti. Siapa yang tidak menonton YouTube saat ini? Ketika orang-orang pergi ke tujuan mereka dan dalam perjalanan mereka pergi dan pulang kerja, baik menggunakan transportasi pribadi maupun dengan transportasi umum. Ketika sedang berada dalam antrian dan saat dalam kemacetan lalu lintas, mereka cenderung menggunakan waktu mereka untuk membuka aplikasi YouTube. Memiliki aplikasi seluler adalah hal yang sangat penting untuk YouTube karena dapat diakses dari mana saja dan dalam kondisi apa saja dengan mudah.

Zoom  adalah layanan konferensi video. Aplikasi ni dirancang khusus untuk meeting dan panggilan bisnis. Namun, tidak ada yang melarang seseorang menelepon sesorang yang lain menggunakan Zoom. Tetapi karena sasaran yang direncanakan lebih kepada konferensi membuat Zoom lebih banyak digunakan di laptop/komputer desktop. Dilihat dari statistik resmi, dapat diketahui bahwa hanya sekitar 10% dari semua pengguna terdaftar yang menghadiri rapat menggunakan ponsel mereka.

Kesimpulannya sederhana. Jika mengharapkan layanan Anda digunakan setiap hari dan ingin dapat diakses di mana saja (YouTube, Instagram, TikTok, WhatsApp), pilih aplikasi seluler. Jika memiliki tujuan lain seperti konferensi/meeting online (Zoom, Google Meet), versi web adalah pilihan yang paling tepat. Mitra atau karyawan tidak selalu menggunakan layanan ini. Mereka akan melakukannya saat rapat saja.

Peluang monetisasi/mengubah menjadi penghasilan
Apakah ingin menjual produk atau barang dan jasa? Saat menjual konten digital di dalam aplikasi seluler, Google Play atau AppStore akan  mengenakan biaya komisi 30%. Berbeda dengan versi desktop yang pembayarannya tidak terlalu signifikan, hanya  3-4% saja. Ini penting karena ketika memulai menjalani aplikasi versi selular dan aplikasi versi desktop, perlu menghitung setiap sen yang mesti dikeluarkan sebagai biaya.

Hasil penelitian Atrium menggambarkan, orang-orang siap membelanjakan lebih banyak di aplikasi versi desktop daripada di aplikasi versi seluler. Artinya, jika menjual produk, barang, atau layanan yang mahal, kemungkinan besar pengguna akan membelinya di aplikasi web. Namun di sisi lain, hasil penelitian Jmango menunjukkan bahwa tingkat konversi (kemungkinan pengguna akan membeli sesuatu lagi nanti) lebih tinggi di aplikasi seluler.

Android vs iOS

Apa yang harus dilakukan jika memang diperlukan untuk membuat aplikasi, dan anggaran hanya cukup untuk salah satunya? Mari kita beralih ke statistik.

Menurut penelitian DeviceAtlas, ada lebih banyak ponsel Android di luar sana. Tetapi ada wilayah di mana pengguna Android dan pengguna iOS hampr sama banyaknya. Dan ada wilayah lain di mana pengguna perangkat iOS jauh lebih tinggi. Kesimpulan yang dapat diambil dari sini adalah bahwa keputusan untuk sebuah platform akan dipengaruhi oleh pasar di mana aplikasi tersebut ditujukan/disasarkan. 

Misalnya di Argentina, Mesir, Brasil, India, dan Indonesia perangkat iOS sama sekali tidak populer. Di Amerika Serikat, Inggris Raya, Swedia, dan Thailand iPhone bersaing ketat dengan ponsel Android.

Sementara hasil penelitian BusinessOfApps  juga melaporkan bahwa mereka yang memiliki perangkat Apple membayar dua kali lebih banyak dalam aplikasi daripada mereka yang menggunakan Android.

Berikut adalah gambaran wilayah pengguna iOS dan Android pada tahun 2019. Warna biru untuk iOS dan warna hijau untuk Android) .

Perbandingan penggunaan Android dan iOS di dunia.
Perbandingan penggunaan Android dan iOS di dunia.

Tidak perlu dikhawatirkan tentang usia audiens yang akan menjadi target. Comscore  melaporkan bahwa tidak ada perbedaan dalam hal usia.

Kesimpulan

Untuk memperoleh hasil yang maksimal ketika menjalankan usaha menggunakan aplikasi, maka pengguna disarankan untuk menggunakan kedua platforma aplikasi baik aplikasi versi seluler maupun aplikasi versi desktop. Masing-masing platform memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda dan dapat menarik pengguna yang berbeda. Pilihan selanjutnya ada pada pengguna. (Sumber: Hackernoon.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *