MAS-IT
Transformasi Digital

Fokus pada keamanan, analitik, dan layanan pelanggan dapat membawa perusahaan berada di jalur operasi modern.

Transformasi digital. Dua kata yang masih membuat pemilik dan pengelola usaha kecil ‘ketakutan’, terutama karena persepsi mereka bahwa transformasi digital merupakan sesuatu yang mahal dan rumit. Diperlukan memiliki waktu lebih dan sumber daya yang besar untuk merombak total bisnis. Tetapi sesungguhnya transformasi digital dapat dilakukan secara bertahap. Dan itu dapat merampingkan proses internal seperti inventaris dan akuntansi. Serta mempermudah layanan terhadap pelanggan.

Transformasi digital juga bisa dilakukan dengan biaya yang tidak mahal. Seiring dengan meningkatnya adopsi digital, yakni semakin banyak bisnis yang menerapkan berbagai teknologi di seluruh perusahaan mereka dan mengelolanya dengan satu alat, maka transformasi digital menjadi lebih mudah dan dapat digunakan oleh usaha  menengah dan kecil sekalipun. Ini mungkin merupakan jawaban terbaik bagi perusahaan kecil yang ingin meningkatkan kinerja layanan dan interaksi dengan pelanggan.

Penelitian dari BCG menemukan bahwa hampir 9 dari 10 perusahaan berupaya memberikan layanan terbaik terhadap pelanggan, termasuk pemasaran digital, personalisasi, dan mempermudah interaksi pelanggan, dengan mengadopsi transformasi digital ke dalam perusahaan atau bisnisnya.

Berikut adalah tiga cara menjalankan transformasi digital yang dapat membantu perusahaan kecil unggul dalam persaingan bisnis dengan kompetitornya.

Menerapkan Asisten Virtual Interaktif (Chatbots) dalam Transformasi Digital

UKM Transformasi Digital.
Asisten Google di dalam speaker rumah Google = UI suara. Asisten Google di dalam ponsel cerdas, tempat Anda dapat berbicara dengannya atau mengobrol melalui teks = UI percakapan. Tetapi dalam kedua kasus, itu adalah antarmuka percakapan.

Chatbots, fitur yang diprogram untuk menjawab pertanyaan pelanggan yang sering diajukan merupakan antarmuka pengguna percakapan (CUI), bukan UI grafis tradisional (GUI), seperti situs web atau aplikasi seluler. GUI membatasi interaksi pelanggan ke serangkaian pilihan yang terbatas. Sementara UI percakapan (CUI) bersifat terbuka; bahasa manusia unik dengan menyediakan cara tak terbatas untuk mengekspresikan keinginan interaski.  Baik melalui teks atau suara. Konsep CUI mencakup Voice User Interface (VUI) atau antarmuka suara. Ini melibatkan interaksi dengan perangkat menggunakan suara saja.

Agar paling efektif, semua fitur dan tugas yang ingin disiapkan melalui bot harus diuraikan secara deatail. Misalnya, bot dapat menjawab pertanyaan pelanggan sederhana, seperti lokasi dan jam operasi. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah panggilan masuk yang menanyakan pertanyaan rutin, tetapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan, karena jawaban diberikan dengan cepat dan efisien.

Bot juga dapat berguna dalam pra dan pasca penjualan. Chatbots dapat menjelaskan prospek tentang suatu merek atau memberikan saran untuk layanan dan produk pelengkap, serta membantu dalam pemecahan masalah dan penyelesaian keluhan. Bot dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) menggunakan percakapan AI dan pembelajaran mesin untuk mengotomatisasikan interaksi peelanggan, yang seringkali lebih hemat biaya daripada menyewa agen telepon.

Baca Juga: Ransomware Berkembang, Ancaman Cyber 2022 Meningkat

Meningkatkan Keamanan Siber

UKM transformasi Digital
Ilustrasi transformasi digital.

Semakin canggih duia teknologi, frekuensi dan kecanggihan serangan siber pun ikut meningkat. Ketika keamanan siber diterapkan ke dalam desain strategi transformasi digital, ini memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan yang aman. Pola pikir keamanan siber memacu transformasi proses bisnis, yang mengarah pada transformasi di area bisnis lainnya.

Selama pandemi, teknologi memfasilitasi pengobatan telehealth dan kerja jarak jauh. Namun terkadang melakukannya dengan terburu-buru demi keberlangsungan bisinis sehingga ‘abai’ untuk menerapkan keamanan siber. Kerentanan dan kelemahan keamanan memberikan jalan masuk bagi penjahat dunia maya (cyber criminals), dan ancaman seperti phishing dan ransomware tumbuh lebih berbahaya karena menargetkan kantor hibrida (Hybrid Office).

Agar transformasi digital mendapatkan momentum setelah implementasi, keamanan siber tidak bisa diabaikan. Sebaliknya, perlindungan data dan infrastruktur teknologi informasi perusahaan harus dibangun secara serius ke dalam aktivitas vendor, operasi, dan hubungan pelanggan. Jaminan kemanan siber kepada pelanggan dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. 

Mengamankan Data

Platform data dan analitik dapat membantu perusahaan memahami, dan merespon, perubahan permintaan yang cepat dan memberi mereka wawasan komprehensif tentang konsumen. Bisnis yang bersifat musiman atau memiliki basis pelanggan yang terpengaruh oleh tren populer dapat memanfaatkan alat data dan analitik secara maksimal. Perusahaan besar di setiap industri menggunakan metrik dan data untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan pendapatan.

Terlepas dari manfaat yang jelas untuk mengukur kemajuan dan membuat tolok ukur praktik terbaik, banyak perusahaan terus berjuang di bawah beban teknologi tradisional dan proses bisnis analog. Dengan kata lain, mereka tidak memiliki sarana untuk menggabungkan dan menormalkan semua data mereka. Orang lain mungkin menyadari manfaatnya, tetapi mereka tidak dapat melakukan perubahan kebiasaan atau berkomitmen pada manajemen informasi dan investasi teknologi yang diperlukan untuk analitik yang komprehensif.

Transformasi digital bukanlah kegiatan yang terisolasi. Perubahan berdampak pada setiap komponen kecil dari bisnis, termasuk proses pengadaan, karyawan, dan pelanggan. UKM dapat mengintegrasikan teknologi digital secara perlahan tapi pasti ke dalam rutinitas bisnisnya, guna meningkatkan pengalaman dan keterlibatan pelanggan. 

Mungkin saran terbaik bagi UKM yang mempertimbangkan transformasi digital adalah mengidentifikasi tantangan terbesar dan menentukan bagaimana mengadopsi solusi digital terintegrasi dapat membantu mengatasinya. Jangan menyelesaikan masalah yang belum ada, dan jangan mencoba mengubah seluruh bisnis sekaligus.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *