MAS-IT
Header SWT 2

Pelatihan kerja merupakan program yang diselenggarakan untuk mengembangkan kompetensi karyawan sebuah perusahaan guna meningkatkan disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan kualifikasi jabatan/pekerjaan agar produktivitas (profit perusahaan) semakin meningkat.

Dengan adanya pelatihan kerja karyawan, diharapkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan karyawan sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan semakin meningkat. Karyawan yang memiliki kompetensi yang berkualitas merupakan kebutuhan sebuah perusahaan. Oleh karenanya, pelatihan kerja karyawan menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Program pelatihan karyawan merupakan salah satu media yang cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam menunjang gerak maju perusahaan.

Apakah Penting Pelatihan Kerja Karyawan bagi Perusahaan?

Smart Worka Training MAS-IT.
Ilustrasi Smart Work Training.

Ada 3 hal yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan program pelatihan kerja karyawan (employee job training) yakni;

Menambah Wawasan
Dengan adanya pelatihan kerja, karyawan diharapkan mendapatkan ilmu pengetahuan yang semakin mumpuni untuk mengerjakan tugas yang dikerjakannya.

Meningkatkan Kemampuan
Karyawan yang baru dilatih diharapkan semakin mampu menjalankan beban tugasnya saat ditempatkan pada posisi/jabatan yang diinginkan perusahaan.

Membentuk Sikap Mental
Setelah menjalani pelatihan kerja, karyawan diharapkan semakin menyadari tanggungjawab akan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya.

Pelatihan kerja karyawan ini pada dasarnya diselenggarakan untuk mendukung kelancaran operasional demi meningkatkan produktivitas perusahaan. Pelatihan ini dapat dilakukan oleh internal perusahaan, bisa juga dipercayakan pada pihak eksternal seperti mengundang trainer dari MAS-IT atau mengirim karyawan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh MAS-IT.

Apa Manfaat Pelatihan Kerja Karyawan bagi Perusahaan?

Pelatihan kerja karyawan yang tepat dan sesuai kebutuhan perusahaan dan perkembangan teknologi akan membawa manfaat bagi karyawan dan perusahaan. Berikut manfaat yang akan diperoleh pihak perusahaan;
Memiliki tenaga kerja yang ahli, terampil dan berkualitas
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja
Menaikkan produktivitas kerja dan mutu kerja
Meningkatkan profit

Sementara itu, tentu ada juga manfaat yang didapatkan oleh karyawan perusahaan yang mengikuti pelatihan karyawan yakni:
Menambah pengetahuan dan keterampilan di bidangnya
Meningkatkan rasa percaya diri karyawan
Memahami pekerjaan dan budaya kerja di lingkungan perusahaan

Selain itu, pelatihan kerja karyawan ini juga memberikan keuntungan bagi pihak manajer perusahaan, misalnya: dapat mempercayakan lebih banyak pekerjaan dan tanggung jawab kepada karyawan.

Smart Worka Training MAS-IT.
Ilustrasi Smart Work Training.

Ada beberapa model/jenis pelatihan karyawan yang dapat diselenggarakan oleh internal perusahaan maupun oleh pihak eksternal seperti MAS-IT, misalnya;

Job/Technical Training
Fokus pelatihan ini pada pekerjaan/tugas serta teknik yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan.

Interpersonal and Problem Solving Training
Sasaran pelatihan ini pada cara memecahkan masalah dalam suatu proses produksi.

Developmental and Innovative Training
Melatih pengembangan dan inovasi dalam diri karyawan untuk membantu operasional perusahaan.

Required and Regular Training
Merupakan pelatihan karyawan yang dilakukan perusahaan secara berkala-bertahap pada kurun waktu tertentu. Pelatihan model ini paling banyak dilakukan oleh perusahaan.

Lalu, bagaimana jikalau perusahaan tidak mau mengikuti atau menyelenggarakan program pelatihan bagi karyawannya?

Dalam sistem manajerial sebuah perusahaan, kapasitas dan kemampuan karyawan merupakan modal utama untuk memajukan/mengembangkan perusahaan tersebut.

Maka, meningkatkan kapasitas dan kemampuan karyawan lewat pelatihan karyawan merupakan salah satu komponen penting apabila sebuah perusahaan inginkan kemajuan. Pelatihan kerja karyawan sangat penting untuk mendapatkan karyawan yang kompeten dan memenuhi standar produksi.

Maka sangat disayangkan, apabila ada perusahaan yang tidak mau mengikutkan karyawannya dalam program pelatihan karyawan yang efektif. Sudah barang tentu akan ada hal minus yang dapat menghambat berkembangnya perusahaan, misalnya:
Karyawan sering melakukan kesalahan dalam melakukan pekerjaannya.
Hasil kerja karyawan tidak memenuhi standar kerja perusahaan.
Kurangn mumpuni menggunakan teknologi.
Produktivitas kerja cenderung konstan, atau bahkan menurun.

Oleh karena itu, program pelatihan karyawan ini hendaknya menjadi perhatian serius bagian HR perusahaan yang adalah pihak yang paling bertanggung jawab soal karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *