MAS-IT
Baiknya Anda Tahu Tentang IT Infrastruktur

Dalam dunia teknologi, infrastruktur teknologi informasi merupakan komponen perangkat yang memiliki peran sangat penting dalam mengimplementasikan teknologi informasi untuk dapat digunakan secara maksimal.

IT Infrastruktur sendiri dapat didefinisikan sebagai kumpulan/gabungan perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, fasilitas, dll., (termasuk semua peralatan terkait teknologi informasi) yang digunakan untuk mengembangkan, menguji, mengirimkan, memantau, mengontrol, atau mendukung layanan teknologi informasi.

Dunia teknologi informasi memang tidak dapat dipisahkan dari komputer dengan berbagai jenis komponen pada jaringannya. Masing-masing komponen tersebut mempunyai fungsi dan peran tersendiri, mulai dari mengatur biner pemrograman hingga menghubungkan beberapa komputer agar saling terkoneksi dan bertukar informasi atau data. Berikut komponen IT Infrastruktur  yang berperan penting; diantaranya:

  • Switch
Baiknya Anda Tahu Tentang IT Infrastruktur
Switch/Foto:pixabay.

Switch adalah perangkat yang menyediakan konektivitas antar perangkat jaringan di Jaringan Area Lokal (LAN). Switch berisi beberapa port yang secara fisik terhubung ke perangkat jaringan lain, termasuk: Sakelar, Router dan Server.

sebagai bagian dari IT Infrastruktur, komponen Switch biasanya berfungsi membantu pertukaran informasi atau data pada beberapa jaringan. Switch memungkinkan dua perangkat di jaringan untuk terkoneksi antara satu sama lain tanpa harus meneruskan lalu lintas itu ke semua perangkat di jaringan.

Berikut tiga (3) fungsi utama switch (IT Infrastruktur) adalah:

1. Looping Avoidance
Looping merupakan perputaran data yang terjadi di port switch saja. Dimana switch bisa dipakai untuk mencegah terjadinya looping ketika menerima data yang tidak diketahui tujuannya. Kemudian data yang diterima akan diteruskan ke IP Address tujuan melalui pemblokan di salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.

2. Meneruskan Data Frame
Switch juga dipergunakan untuk menyaring dan meneruskan data frame ke alamat yang sedang dituju. Selain mengirimkan data ke alamat tujuan, penerusan data frame juga akan dilanjutkan ke alamat MAC dan port tertentu. Hal ini dapat mengurangi adanya peristiwa tabrakan saat proses pengiriman data.

3. Address Learning
Address learning pada switch berfungsi mencatat alamat MAC antar perangkat jaringan yang sedang terhubung. Saat switch sedang proses menerima data, maka switch juga melakukan pencatatan MAC address dari pengirim sekaligus mempelajari kemana arah data tersebut akan dikirim.

  • Router
  • Komponen IT Infrastruktur berikut adalah Router. Router merupakan suatu perangkat keras pada jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.

    Baiknya Anda Tahu Tentang IT Infrastruktur
    Router/foto: pixabay.

    Sebagai perangkat yang mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat komputer ke perangkat lainnya (routing). Router memiliki tiga (3) fungsi utama yakni:

    1. Menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol).

    2. Mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).

    3. Menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.

  • Firewall
  • Baiknya Anda Tahu Tentang IT Infrastruktur
    Firewall/foto: pixabay.

    Komponen IT Infrastruktur selanjutnya adalah Firewall yang merupakan perangkat keamanan di tepi jaringan. Firewall dapat dianggap sebagai penjaga atau penjaga gerbang.

    Firewall merupakan sistem keamanan jaringan komputer yang berfungsi untuk melindungi komputer dari berbagai macam serangan komputer luar. Dengan adanya firewall, dapat dipastikan bahwa data pada komputer atau server web yang terhubung tidak akan bisa diakses oleh siapapun di Internet.

    Jika terjadi kejanggalan seperti pihak lain yang mencoba mengakses informasi pribadi, maka otomatis akan diblokir oleh firewall. Firewall pada jaringan komputer dapat diterapkan terhadap software, hardware, maupun sistem yang terdapat dalam komputer.

    Berikut tiga (3) fungsi utama firewall:

    1. Mencegah Informasi Bocor
    Selain mencatat aktivitas pengguna, firewall pun mampu mencegah bocornya informasi yang berharga. Lebih jelasnya, firewall mencegah pengguna mengirim file berharga yang bersifat konfidensial atau rahasia kepada pihak lain.

    2. Pos Keamanan Jaringan
    Fungsi berikutnya mengontrol lalu lintas data saat mengakses jaringan privat yang dilindungi. Semua lalu lintas yang keluar masuk jaringan harus melewati firewall untuk dilakukan pemeriksaan, entah itu dengan cara menyaring, membatasi atau bahkan menolak. Sementara itu, firewall juga akan bekerja menurut kriteria seperti alamat IP dari komputer sumber, Port TCP/UDP sumber dari sumber, alamat IP dari komputre tujuan, Port TCP/UDP tujuan pada komputer tujuan, dan informasi dari header.

    3. Kontrol Pengawas Arus Paket Data
    Fungsi firewall lainnya adalah sebagai kontrol pengawas arus paket data yang mengalir pada jaringan. Selain itu juga mencakup modifikasi paket data yang datang sehingga mampu menyembunyikan sebuah IP address.

    4. Mencatat Aktivitas Pengguna
    Setiap kali pengguna komputer mengakses data, firewall akan mencatatnya sebagai dokumentasi (log files). Catatan data tersebut akan digunakan untuk mengembangkan sistem keamanan komputer. Selain itu, fungsi firewall beroperasi untuk melakukan autentifikasi terhadap akses ke jaringan.

  • Server
  • Server pun merupakan komponen IT Infrstruktur yang sangat penting. Komputer server merupakan tempat yang berisi berbagai macam data atau dokumen yang dibutuhkan klien. Komputer klien membutuhkan komputer server agar terhubung pada jaringan atau untuk meminta data yang terdapat pada server.

    IT infrastruktur
    Server/foto: pixabay.

    Secara umum, fungsi utama server adalah melayani dan bertanggung jawab penuh terhadap permintaan data dari komputer klien. Juga untuk mengatur hak akses ke dalam jaringan yang bisa digunakan oleh komputer klien. Adapun bentuk fisik dari server yaitu berwujud jaringan komputer yang memiliki ukuran besar. Pasalnya, di dalam server tersebut memiliki komponen pendukung processor dan RAM yang berkapasitas sangat besar.

    Berikut jenis dan fungsi server:

    1. Mail Server
    Mail server merupakan jaringan komputer yang melayani pengguna dalam bertukar pesan ke sesama pengguna secara elektronik. Mail server sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu server surat masuk dan server surat keluar.

    Server surat masuk terdiri dari IMAP dan POP3. IMAP (Internet Message Access Protocol) akan menyimpan salinan pesan dikirim dan diterima ke dalam Mail Server. Sementara itu, POP3 (Post Office Protocol 3rd version) adalah protokol pesan elektronik untuk menyimpan pesan dikirim dan diterima PC Local Hard Drive.

    Mail server berfungsi untuk bertukar pesan ke sesama pengguna dengan file terdukung berupa gambar, teks, dan lainnya.

    2. File Server
    Jenis server ini merupakan jaringan komputer yang memberikan akses berupa lokasi disk yang berisi gambar, musik, video, dokumen, dan lainnya. File server dirancang untuk pengguna memungkinkan dalam penyimpanan dan pengambilan data dengan perhitungan melalui workstation.

    3. Database Server
    Salah satu fungsi database adalah untuk menghindari data ganda yang tersimpan. Suatu software DBMS bisa di-setting agar mampu mengenali duplikasi data yang terjadi saat diinput. Hal ini karena sifat database dapat diakses oleh lebih dari satu pengguna.

    4. FTP Server
    File Transfer Protocol (FTP) merupakan protokol internet yang memberikan akses data server pada suatu jaringan. Adapun proses yang dilakukan FTP adalah dengan kode ASCII yang sebenarnya berbahaya karena tidak melalui enkripsi dalam proses transfer.

    5. Web Server
    Web server adalah jaringan komputer yang melayani khusus permintaan HTTP dan HTTPS. Nantinya, web server akan menerima kode dari browser, kemudian mengirimnya kembali dalam bentuk laman web. Dengan kata lain, web tersebut dikirim oleh web server dalam bentuk dokumen HTML dan CSS, lalu diproses oleh browser menjadi laman web yang mudah dibaca oleh pengguna.

    6. Proxy Server
    Proxy server merupakan jaringan komputer yang berperan sebagai perantara antara pengguna dengan web server. Setiap pengguna yang mengakses jaringan internet, akan melewati proxy terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke web server.

    7. DHCP Server
    DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol) adalah jenis server yang menjalankan layanan penyewaan IP address dan informasi TCP/IP kepada client. Umumnya, sistem operasi seperti Windows 2000 server, Window Server 2003, dan GNU/linuk menggunakan layanan ini. Adapun fungsi DHCP sendiri yaitu untuk memberikan layanan alamat IP secara otomatis kepada komputer yang meminta.

  • Kabel Jaringan
  • IT Infrastruktur
    Kabel Jaringan/Foto: dok.mas-it.

    Kabel jaringan di gedung kantor dan ruang server/pusat data merupakan bagian IT infrastruktur yang kalau tidak dikelola dengan benar akan menjadi penyebab pemadaman system jaringan. Ada dua jenis pengkabelan dalam infrastruktur yaitu; Kabel UTP 5/5E/6/7 dan Serat Optic.

    Setiap jenis kabel memiliki beberapa subtipe yang berbeda, tergantung pada kecepatan dan jarak yang diperlukan untuk menghubungkan perangkat.

  • Ruang Server/Pusat Data
  • IT Infrastruktur
    Ruang Server/Foto:pixabay.

    Ruang server atau pusat data di perusahaan besar, dapat dianggap sebagai inti pusat jaringan dalam IT Infrastruktur. Ini adalah lokasi di mana semua server ditempatkan dan biasanya bertindak sebagai pusat jaringan.

  • Perangkat Lunak
  • Perangkat lunak pun termasuk komponen IT Infrastruktur yang penting. Sistem operasi server dan layanan direktori seperti MS Active Directory juga merupakan bagian dari infrastruktur. Tanpa sistem operasi multi-pengguna, perangkat keras tidak dapat menjalankan fungsi infrastrukturnya.

    Demikianlah penjelasan terkait infrastruktur IT. Semoga bermanfaat.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *